16 December 2011

Wireless

Setelah sekian lama saya tidak online dan tidak update blog lagi, Alhamdulillah sekarang saya bisa online lagi walaupun tetap dalam suasana penuh kesibukan (cie... sok sibuk. he..he..). Namun update blog kali ini tidak banyak info yang akan disampaikan karena memang lagi tidak ada ide. Sekarang hanya lagi mencoba sesuatu yang baru terpasang di Sekolah,yaitu Wireless atau hotspot.

Ya bukannya gaptek, kampungan, ataupun norak, tapi adanya hotspot di sekolah ini bagaikan sebuah angan-angan yang sulit untuk terwujud, tapi akhirnya sekarang bisa terwujud. Hotspot yang ada sekarang merupakan bantuan dari alumni sekolah ini yang telah berbaik hati memberikan satu set hotspot device. Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih semoga ke depannya bisa menambah lagi bantuan hibahnya.. (ngarep.. he..he...)

Sekian saja dulu saya nulis disini. makasih buat yang telah mau baca. Selengkapnya...

12 August 2011

Ramadhan 1432H

Alhamdulillah, sekarang kita sudah memasuki bulan Ramadhan 1432H. Di bulan yang penuh berkah ini saya ingin mengajak kepada kita semua untuk memperbanyak amal ibadah untuk menambah bekal kita di akhirat nanti.

Sampai saat ini, Indonesia masih merupakan negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Ketika datang bulan Ramadhan pun banyak masyarakat yang merayakannya. Segala macam makanan dipersiapkan, belanja ini dan itu. Tapi apakah boleh merayakan datangnya bulan Ramadhan dengan cara ini?

Mari kita kembalikan pada ayat yang menerangkan tentang kewajiban berpuasa:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Q.S. Al-Baqarah:183)

Dari ayat tersebut, kita bisa mengetahui bahwa sesungguhnya perintah berpuasa tersebut telah ada sejak zaman dahulu supaya kita menjadi manusia yang bertakwa. Kemudian dalam ayat tersebut juga disebutkan secara spesifik kepada siapa seruan itu ditujukan, yakni kepada orang-orang yang beriman. Jadi, hanya orang-orang yang beriman lah yang akan melaksanakan seruan itu.

Berpuasa itu sesungguhnya bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tapi berpuasa juga harus menahan diri dari hawa nafsu. Hawa nafsu disini juga sebenarnya bukan hanya hawa nafsu amarah saja. Iri, dengki, dan juga nafsu-nafsu keduniawian lainnya seharusnya bisa dikendalikan. Hawa nafsu keduniawian contohnya adalah berfoya-foya, menghamburkan uang tanpa ada manfaatnya.

Dalam hal belanja di bulan Ramadhan, sebaiknya tidak dilakukan secara berlebih-lebihan. Selama bulan Ramadhan juga seharusnya tetap seperti bulan-bulan lainnya, hanya saja waktu makan siang di hilangkan. Selama bulan Ramadhan seharusnya bisa menjadi waktu untuk menabung dan menghemat karena waktu makan menjadi berkurang, dari yang tadinya 3 kali sehari kini hanya menjadi 2 kali sehari. Namun kenyataannya di masyarakat kita masih saja ada yang selama puasa itu seperti hanya memindahkan jam makan saja. Jadi walaupun waktu makannya hanya 2 kali, tapi makannya tetap dalam porsi 3 kali bahkan seperti 4 kali.

Berpuasa sebenarnya melatih kita menjadi orang yang sabar dan bisa merasakan penderitaan saudara-saudara kita yang lain. Dengan berpuasa diharapkan kita bisa mengerti bagaimana posisi orang-orang yang kadang tidak bisa makan kenyang setiap hari. Diantara kita masih saja ada orang yang hanya makan sehari sekali, bahkan makannya pun bukan dengan lauk yang mewah, tapi hanya seadanya saja. Ada yang hanya makan nasi dengan garam, bahkan ada yang hanya makan daun-daun dan sayuran seadanya.

Mudah-mudahan di bulan Ramadhan kali ini kita bisa lebih mendekatkan diri pada Ilahi dan bisa merasakan apa yang saudara kita rasakan sehingga kita bisa lebih menghargai orang lain. Kemudian jika seandainya di bulan Ramadhan ini ada yang berbelanja berlebihan, mungkin sebaiknya jangan lupa pula disisihkan untuk membantu saudara kita yang kurang mampu. Mudah-mudahan hal tersebut bisa menjadi amal yang akan menolong kita kelak di hari kiamat.

Selengkapnya...